20
Feb
12

Pengukuran Waktu Baku Menggunakan Metode Work Factor Pada Industri Jasa

Work factor atau sistem faktor kerja merupakan salah satu sistem dari Predetermined Time System yang paling awal dan secara luas diaplikasikan. Sistem ini memungkinkan untuk menetapkan waktu untuk pekerjaan-pekerjaan manual dengan menggunakan data waktu gerakan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.

Langkah-langkah dalam perhitungan waktu baku menggunakan metode work factor

1. Membuat analisa detail setiap langkah kerja yang ada berdasarkan empat variable yang merupakan dasar utama pelaksanaan kerja yaitu :

  • Anggota tubuh
  • Kerja perpindahan gerakan
  • Manual control
  • Berat/hambatan yang ada

2. Pada Work-Factor System, suatu pekerjan dibagi atas elemen-elemen gerakan standar kerja sebagai berikut : Transport atau reach & move (TRP), Grasp (GR), Pre-Position (PP), Assemble (ASY), Use (manual, process or machine time)-(US), Diassemble (DSY), Mental Process (MP), dan Release (RL). Dan simbol-simbol yang digunakan untuk menunjukan anggota tubuh yang dipergunakan dan faktor-faktor kerja juga distandardkan sebagai berikut :

Anggota Tubuh

Simbol

Faktor Kerja

Simbol

Finger F Weight of Resistant W
Hand H Directional Control S
Arm A Steer S
Forearm FS Care (Precaution) P
Trunk T Chenge Direction U
Foot FT Define Stop D
Leg L
Head Turn HT

 

 

 

 

 

 

 

 

3. Menetapkan waktu baku yang tepat (diperoleh dari table data waktu baku gerakan) untuk setiap gerakan kerja yang telah didefenisikan dengan menambahkan waktu longgar pada waktu total

Analisa pengukuran waktu baku menggunakan metode work factor pada industri jasa pengisian pulsa “Anis Cellular”

Elemen gerakan yang terjadi pada saat pengisian pulsa di toko “Anis Cellular” adalah :

No. Elemen

Deskripsi Elemen Kerja

Analisa

Gerakan

Waktu (menit)

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Menjangkau hp sejauh 8”

Memegang hp

Membawa hp ke depan wajah 6”

Menginput data angka 24 digit

Menunggu pulsa tekirim 25 detik

Menekan tombol redial

Membawa hp ke meja 6”

Meletakkan hp di atas meja

Melepaskan hp

Menggerakkan tangan kembali 8”

A8D

0,5F1

A6D

F24D

24D

F1D

A6D

F1P

0,5F1

A12D

0,0054

0,0008

0,0047

0,0815

0,4166

0,0023

0,0047

0,0023

0,0080

0,0065

Total waktu (menit) 0,5328

Dalam hal ini, asumsi allowance atau kelonggaran adalah sebesar 1 menit untuk keterlambatan (delay), maka waktu  baku yang diperoleh dari kegiatan ini adalah :

Waktu baku = total waktu + allowance

= 0,5328 + 1,000

= 1,5328 menit


0 Responses to “Pengukuran Waktu Baku Menggunakan Metode Work Factor Pada Industri Jasa”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: